Impaksi..itulah kata baru yang mulai kukenal sekitar 6 bulan yg lalu..ya aku mengalami impaksi. bukan aku sebenarnya,tetapi lebih tepatnya gigiku (aku atau gigiku sebenarnya bukan masalah penting yang harus diperdebatkan^^)
Impaksi adalah tumbuhnya gigi geraham paling akhir dengan posisi miring, sehingga mendesak gigi yang ada di depannya. Dan solusinya hanya satu...yaitu bedah ringan.
sebelumnya aku cerita dulu ya kronologinya....
Sekitar 6bln yang lalu saat dokter magang di medical camp mengatakan kalau aku impaksi, beliau menyarankan agar aku langsung operasi, meski saat itu kondisi gigiku masih sehat. Tapi karena beliau dokter magang maka aku dirujuk ke dokter B (sebut saja begitu).
Sesuai hari yang dijadwalkan, aku periksa dengan dokter B, dengan persiapan batin untuk operasi kecil setelahnya. tapi ternyata...dokter B tidak menyarankan untuk mengangkat gigi gerahamku. pertama karena masih sehat dan kedua karena mencabutgigi geraham seperti membangunkan macan tidur, perumpamaan beliau.
karena perumpamaam yang begitu menyeramkan (menurutku)..jadi ku iya kan saja kata2 dokter B itu, tidak usah dicabut, dirawat baik2 dan kumur2lah pakai obat kumur yg diberi jika terjadi luka disekitar gigi..ok..bereslah kalau begitu (menurutku saat itu)
waktu terus berjalan dan ternyata lubang di gigi geraham tak dapat terelakkan..semakin hari menurutku semakin besar (meski baru ujungnya).lagu dangdut ttg sakit gigi kembali terngiang2.."lebih baik sakit hati daripada sakit gigiku..hu..hu..hu"..hahaha...akhirnya aku putuskan tuk periksa lagi dan kali ini aku mau minta cabut gigi aja dengan operasi.
Dan akhirnya...dokter C, dokter yang memeriksaku siang ini(yang ternyata satu almamater) juga sepakat untuk membedah gigiku karena dikhawatirkan mendesak gigi depannya dan membuat lobang di pangkal gigi depannya...yup, seide!!!dan...insyaAllah 3 Juni jam 7.30 operasi kecil itu akan dilakukan.
Naaah..untuk memperjelas lagi bisa cek di www.d-artsdentist.com.


No comments:
Post a Comment